Kamis, 08 Agustus 2024

Kegiatan Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMA Negeri 17 Merangin

Pada hari Kamis, 8 Agustus 2024, siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 17 Merangin melaksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ini berlangsung di laboratorium komputer sekolah dengan suasana yang kondusif dan penuh konsentrasi.

Sejumlah siswa tampak serius mengerjakan soal-soal simulasi di hadapan layar komputer mereka. Beberapa di antaranya juga menggunakan laptop pribadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan sekolah dalam menghadapi ANBK yang sesungguhnya, yang akan mengukur kemampuan siswa dalam berbagai aspek akademik.

Di ruangan ini, terdapat papan tata tertib laboratorium komputer yang tertempel di dinding, mengingatkan siswa untuk menjaga ketertiban dan mengikuti aturan selama kegiatan berlangsung. Juga terlihat dekorasi sederhana dengan foto-foto pahlawan nasional di dinding, menambah semangat nasionalisme di kalangan siswa.

Dengan semangat dan dedikasi tinggi, siswa-siswi SMA Negeri 17 Merangin diharapkan dapat meraih hasil yang terbaik pada ANBK mendatang. Kegiatan simulasi ini diharapkan mampu membantu mereka untuk lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Aktivitas Latihan Drum Band di SMA Negeri 17 Merangin

Pada hari yang cerah di SMA Negeri 17 Merangin, para siswa terlihat bersemangat berlatih drum band di halaman sekolah. Dengan latar belakang langit biru dan awan putih yang menggantung di angkasa, suasana tampak hidup dengan iringan suara drum yang bergemuruh.

Para anggota drum band mengenakan seragam mereka yang khas, berwarna cokelat dengan aksen merah dan kuning. Mereka berbaris rapi, dipimpin oleh seorang konduktor yang memberikan arahan dengan penuh semangat. Terlihat bendera berwarna-warni di tangan beberapa anggota, menambah keindahan visual latihan tersebut.

Latihan drum band ini tidak hanya melibatkan keterampilan bermain alat musik, tetapi juga koordinasi gerakan dan kerja sama tim. Para siswa berlatih dengan tekun, berusaha menyelaraskan setiap ketukan dan gerakan agar tercipta harmonisasi yang sempurna. Latihan ini merupakan persiapan mereka untuk berbagai acara dan kompetisi yang akan datang.

Aktivitas seperti ini menjadi bagian penting dari kehidupan siswa di SMA Negeri 17 Merangin. Selain mengasah bakat dan minat di bidang musik, latihan drum band juga membantu siswa mengembangkan disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri. Melalui latihan rutin ini, diharapkan mereka tidak hanya mampu menampilkan performa terbaik, tetapi juga membawa nama baik sekolah dalam setiap kesempatan.

Kehadiran drum band di SMA Negeri 17 Merangin menjadi salah satu kebanggaan sekolah, yang selalu dinantikan oleh seluruh warga sekolah. Semoga dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, drum band SMA Negeri 17 Merangin terus meraih prestasi gemilang dan menginspirasi banyak orang.


    

 







Selasa, 06 Agustus 2024

Giat Rutin Yasinan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya Setiap Hari Jumat di SMAN 17 Merangin

SMAN 17 Merangin selalu berkomitmen untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang religius dan berakhlak mulia. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan keagamaan rutin setiap hari Jumat, yaitu yasinan dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

Yasinan: Menguatkan Iman dan Kebersamaan

Setiap hari Jumat pagi, seluruh siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul di aula atau mushola sekolah untuk melaksanakan yasinan bersama. Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah, yang dipandu oleh guru agama atau siswa yang telah ditunjuk.

Tujuan Yasinan:

  1. Menguatkan Iman dan Taqwa: Melalui pembacaan Surah Yasin, diharapkan iman dan taqwa siswa semakin kokoh.
  2. Menanamkan Kebiasaan Beribadah: Membiasakan siswa untuk selalu dekat dengan Al-Qur'an dan rajin beribadah.
  3. Meningkatkan Kebersamaan: Momen yasinan juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar siswa, guru, dan staf.

Kegiatan Keagamaan Lainnya

Selain yasinan, berbagai kegiatan keagamaan juga dilaksanakan setiap hari Jumat untuk menambah wawasan dan pemahaman siswa mengenai ajaran Islam. Beberapa kegiatan tersebut antara lain:

  1. Ceramah Agama: Setelah yasinan, biasanya dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz/ustadzah atau guru agama. Ceramah ini membahas berbagai topik seputar akhlak, fiqh, sejarah Islam, dan motivasi islami.

  2. Tahsin dan Tahfidz Al-Qur'an: Siswa diajak untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an (tahsin) dan menghafal Al-Qur'an (tahfidz). Kegiatan ini dibimbing oleh guru agama dan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan siswa.

  3. Diskusi dan Tanya Jawab: Sesi diskusi dan tanya jawab seputar masalah keagamaan juga diadakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Amal Sosial: Setiap bulan, diadakan kegiatan amal sosial seperti bakti sosial, kunjungan ke panti asuhan, dan penggalangan dana untuk membantu sesama. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial pada diri siswa.

Dampak Positif Kegiatan Keagamaan

Kegiatan keagamaan rutin ini telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh warga SMAN 17 Merangin. Beberapa manfaat yang dirasakan antara lain:

  1. Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan: Siswa menjadi lebih rajin beribadah dan memiliki pemahaman agama yang lebih baik.
  2. Pembentukan Karakter Mulia: Melalui kegiatan ini, nilai-nilai akhlak mulia seperti kejujuran, kesabaran, dan kedisiplinan semakin tertanam dalam diri siswa.
  3. Kebersamaan dan Solidaritas: Kegiatan bersama seperti yasinan dan amal sosial mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas antar siswa, guru, dan staf.

Harapan ke Depan

SMAN 17 Merangin berharap kegiatan keagamaan rutin ini dapat terus berjalan dengan baik dan menjadi salah satu ciri khas sekolah. Dengan dukungan semua pihak, baik dari siswa, guru, maupun orang tua, kita dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang religius dan harmonis.

Semoga melalui giat rutin yasinan dan kegiatan keagamaan lainnya, SMAN 17 Merangin dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia.

Senin, 05 Agustus 2024

Pembiasaan Sholat Dhuha di SMAN 17 Merangin: Menuju Insan yang Sholeh dan Sholeha

Salah satu program unggulan di SMAN 17 Merangin yang terus digalakkan adalah pembiasaan Sholat Dhuha. Program ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang sholeh dan sholeha melalui kegiatan ibadah yang konsisten. Melalui pembiasaan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mengamalkan Sholat Dhuha selama berada di sekolah, tetapi juga menjadikannya sebagai aktivitas rutin yang terus dilakukan hingga mereka lulus dan memasuki kehidupan di luar sekolah.

Pentingnya Sholat Dhuha

Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Dilaksanakan pada waktu pagi hingga menjelang siang, Sholat Dhuha dikenal sebagai sholat pembuka pintu rezeki dan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, sholat ini juga memberikan ketenangan batin dan membantu membentuk disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi Program Sholat Dhuha di SMAN 17 Merangin

Program Sholat Dhuha di SMAN 17 Merangin dimulai dengan pengenalan dan pembiasaan sejak awal masa studi. Setiap pagi sebelum memulai pelajaran, siswa diajak untuk melaksanakan Sholat Dhuha bersama di mushola sekolah. Berikut adalah beberapa langkah yang diambil untuk memastikan keberhasilan program ini:

  1. Sosialisasi dan Edukasi: Guru agama memberikan penjelasan mengenai keutamaan Sholat Dhuha dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi ini dilakukan melalui ceramah, video, dan bahan bacaan yang mudah dipahami oleh siswa.

  2. Pembimbingan dan Pengawasan: Para guru dan staf sekolah turut serta dalam membimbing dan mengawasi pelaksanaan Sholat Dhuha. Mereka memastikan siswa melaksanakan sholat dengan benar dan khusyuk.

  3. Fasilitas yang Memadai: Sekolah menyediakan mushola yang nyaman dan bersih serta perlengkapan sholat yang lengkap untuk mendukung kegiatan ini.

  4. Pemberian Reward: Untuk meningkatkan motivasi siswa, sekolah memberikan reward bagi siswa yang rutin melaksanakan Sholat Dhuha. Reward ini bisa berupa penghargaan, sertifikat, atau poin tambahan dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Manfaat yang Dirasakan Siswa

Banyak siswa yang merasakan manfaat langsung dari pembiasaan Sholat Dhuha. Mereka merasa lebih tenang, lebih fokus dalam belajar, dan lebih disiplin dalam menjalani rutinitas harian. Selain itu, kebiasaan ini juga membantu memperkuat karakter spiritual dan moral siswa, yang menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka kelak.

Harapan ke Depan

Dengan pembiasaan Sholat Dhuha, SMAN 17 Merangin berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat terus mengamalkan Sholat Dhuha setelah menyelesaikan studi mereka, sehingga menjadi insan yang sholeh dan sholeha, berkontribusi positif bagi masyarakat, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar mereka.

Semoga program ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh siswa SMAN 17 Merangin. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat mewujudkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia.

Penyuluhan Narkoba dan Gaya Hidup Sehat dalam MPLS di SMAN 17 Merangin

Pada tanggal 16 Juli 2024, SMAN 17 Merangin mengadakan agenda penting dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Acara ini melibatkan penyuluhan narkoba dan gaya hidup sehat yang disampaikan oleh Kapolsek Tabir Selatan dan tim dari Puskesmas Muara Delang. 

Penyuluhan Narkoba oleh Kapolsek Tabir Selatan

Dalam sesi pertama, Kapolsek Tabir Selatan, menyampaikan materi tentang bahaya narkoba. Beliau menekankan pentingnya kesadaran sejak dini mengenai dampak negatif narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental. Kapolsek juga mengingatkan siswa akan konsekuensi hukum bagi pengguna dan pengedar narkoba.

Beliau menyampaikan beberapa poin penting:

  1. Jenis-jenis Narkoba: Mengenal berbagai jenis narkoba yang sering disalahgunakan.
  2. Dampak Penggunaan Narkoba: Menjelaskan efek jangka pendek dan jangka panjang penggunaan narkoba.
  3. Upaya Pencegahan: Strategi yang dapat dilakukan oleh siswa untuk menghindari pergaulan yang buruk dan godaan narkoba.

Kapolsek juga mengadakan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai topik ini. 

Penyuluhan Gaya Hidup Sehat oleh Puskesmas Muara Delang

Sesi kedua diisi oleh tim kesehatan dari Puskesmas Muara Delang. Penyuluhan ini berfokus pada pentingnya gaya hidup sehat bagi remaja. Materi yang disampaikan mencakup:

  1. Pola Makan Sehat: Menyusun menu makanan seimbang yang kaya akan nutrisi.
  2. Aktivitas Fisik: Pentingnya olahraga rutin untuk menjaga kebugaran tubuh.
  3. Kesehatan Mental: Mengelola stres dan menjaga keseimbangan emosi.

Selain itu, tim kesehatan dari Puskesmas Muara Delang memberikan tips praktis mengenai bagaimana siswa dapat menerapkan gaya hidup sehat dalam keseharian mereka. Beliau menekankan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga perlu dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Kesimpulan

Agenda penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen SMAN 17 Merangin untuk memberikan edukasi yang komprehensif kepada siswa, tidak hanya dalam bidang akademis tetapi juga dalam hal kesehatan dan kesejahteraan. Dengan adanya penyuluhan narkoba dan gaya hidup sehat, diharapkan siswa dapat lebih waspada terhadap bahaya narkoba dan lebih termotivasi untuk menjalani gaya hidup sehat.

Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dan menjadi langkah awal yang positif bagi siswa-siswi SMAN 17 Merangin untuk masa depan yang lebih cerah dan sehat.